Analisis Jurnal tentang perkembangan dan peran koperasi

Nama : Diyanah Fauziyyah Meiliawati
Kelas : 3EA19
NPM : 13214223

ANALISIS JURNAL TENTANG PERKEMBANGAN DAN PERAN KOPERASI

Judul Jurnal : Peran Koperasi Dalam Pengembangan Perekonomian Rakyat (Oleh: Heriyono, SE., M.Si.)

Abstraksi : Koperasi telah menjadi alternatif bagi lembaga usaha lain. Pada kondisi ini masyarakat telah merasakan bahwa manfaat dan peran koperasi lebih baik dibandingkan dengan lembaga lain. Koperasi akan semakin dirasakan peran dan manfaatnya bagi anggota dan masyarakat pada umumnya jika terdapat kesadaran dan kejelasan dalam hal keanggotaan koperasi. Hal ini secara khusus mengacu pada pemahaman anggota dan masyarakatnya akan perbedaan hak dan kewajiban serta manfaat yang dapat diperoleh dengan menjadi anggota atau tidak menjadi anggota.

Sumber : http://cdc.untagcirebon.ac.id/download.php?f=Heriyono%20Koperasi.pdf                    
Analisis :

Menurut penulis, koperasi merupakan lembaga yang menjalankan suatu kegiatan usaha, dan kegiatan usaha tersebut diperuntukan oleh masyarakat maupun anggotanya. Kegiatan usahanya berupa pelayanan dalam banyak bidang, seperti keuangan atau pemasaran. Peran koperasi salah satunya adalah dengan memberikan kemudahan kepada masyarakat maupun anggotanya dalam masalah penyediaan dana yang harus ditempuh dibandingkan dengan pelayanan lembaga-lembaga lain. Koperasi telah menjadi organisasi yang dimiliki anggotanya. Itu merupakan faktor utama koperasi mampu bertahan dalam keadaan yang sulit, Karena koperasi memanfaatkan  loyalitas anggota dan kesediaan anggota untuk bersama-sama membantu menyelesaikan masalah dalam keadaan yang sulit tersebut. Namun, masih terdapat juga beberapa koperasi yang tidak mendapatkan apresiasi dari anggotanya Karena disebabkan ketidakmampuan koperasi dalam menjalankan tugas dan fungsi yang telah dijanjikan kepada para anggotanya, sehingga para anggota tidak merasa cukup puas atau tidak adanya perubahan setelah menjadi anggota koperasi tersebut.

Dibawah ini merupakan faktor-faktor pembeda antara koperasi yang tetap eksis dan berkembang dengan koperasi yang telah tidak berfungsi bahkan telah tutup, yaitu :
1.      Koperasi akan eksis jika terdapat kebutuhan kolektif untuk memperbaiki ekonomi secara mandiri.
Masyarakat harus memahami kemampuan yang ada pada dirinya masing-masing, faktor tersebut dapat menjadi penunjang untuk meningkatkan kesejahteraannya.
2.      Koperasi akan berkembang jika terdapat kebebasan (independen) dan otonomi dalam berorganisasi.
Koperasi harus terus melakukan pengembangan yang juga sesuai dengan kebutuhan anggota. Koperasi harus mandiri dan juga kreatif agar terus dapat mengembangkan organisasi dan kegiatannya tanpa harus bergantung pada hal lain.
3.      Keberadaan koperasi akan ditentukan oleh pengurus pengembangan pemahaman nilai-nilai koperasi.
Hal yang membuat perbedaan antara koperasi dengan lembaga lainnya adalah dalam koperasi terdapat nilai-nilai dan prinsip yang tidak ada atau tidak dikembangkan dalam lembaga lain. Koperasi mementingkan keterbukaan, demokrasi, partisipasi, juga kemandirian para anggotanya. Faktor tersebut yang dapat dinilai apakah sebuah koperasi berhasil atau tidaknya.
4.      Koperasi akan semakin dirasakan peran dan manfaatnya bagi anggota dan masyarakat pada umumnya jika terdapat kesadaran dan kejelasan dalam hal keanggotaan koperasi.
5.      Koperasi akan eksis jika mampu mengembangkan kegiatan usaha yang luwes (flexible) sesuai dengan kepentingan anggota, berorientasi pada pemberian pelayanan bagi anggota, berkembang sejalan dengan perkembangan usaha anggota, biaya transaksi antara koperasi dengan anggota mampu ditekan lebih kecil dari biaya transaksi non-koperasi, dan mampu mengembangkan modal yang ada di dalam kegiatan koperasi dan anggota sendiri.
6.      Keberadaan koperasi akan ditentukan oleh kesesuaian faktor-faktor tersebut dengan karakteristik masyarakat atau anggotanya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMUNIKASI BISNIS

Tokoh Koperasi Dunia (Jerman)

KESIMPULAN ILMU BUDAYA DASAR